Monday, June 6, 2016

Mari memiliki Pandangan Hidup

Memiliki Pandangan Hidup penting ! kenapa ? karena pandangan hidup kita lah yang menjadi pendapat atau pendapat atau pertimbangan yang di jadikan pegangan, pedoman, dan arahan petunjuk hidup di dunia.

Dengan Demikian pandangan hidup itu bukan lah timbul sekitar atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat di uji kenyataan nya. Hasil pemikiran itu lah yang dapat di terima oleh akal, sehingga di akui kebenaran nya/

Pandangan hidup itu banyak sekali macam dan ragam nya. Akan tetapi pandangan hidup dapat di klasifikasikan berdasarkan asal nya yaitu terdiri dari 3 macam. Apa saja ?

Yang pertama itu adalah pandangan Hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan yang mutlak kebenaran nya.

Yang Kedua itu pandangan hidup yang berupa ideology yang di sesuaikan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara/tempat tersebut. Layak nya ideologi Pancasila di Indonesia.

Yang Ketiga adalah pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relative kebenaran nya.


Dan Juga pandangan hidup pada dasar nya mempunyai unsur-unsur yaitu :
 -Cita cita
 -Kebajikan
 -Usaha
 -Keyakinan
Menurut pendapat saya, semua manusia itu harus mempunyai pandangan hidup untuk kedepan, karena bila manusia tidak memiliki pandangan hidup. Hidup nya akan layak nya terombang-ambing di lautan biru luas tanpa tahu arah dan apa yang harus di lakukan.


Keindahan

Manusia dan Keindahan



Keindahan

Kata Keindahan merupakan sebuah kata yang bersifat sangat universal. Kita bisa memakai kata indah pada benda, sifat atau yang lain nya. Keindahan memiliki hubungan identik dengan kebenaran. Keindahan merupakan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan.

Apakah Keindahan itu ?

Sangat sulit untuk menyatakan apakah keindahan dalam bentuk sebuah kalimat. Keindahan merupakan suatu konsep abstrak. Karena keindahan baru jelas kalau dapat dilihat pada suatu yang berwujud atau karya. Dapat di bilang keindahan itu adalah sesuatu yang dapat dinikmati.

Manusia harus membedakan keindahan pada benda abstrak dan pada benda yang indah. Dapat di bedakan pada bahasa inggris “Beauty” (keindahan) dan “The Beautiful” (Benda atau hal indah).

Ada Juga perbedaan menurut luasnya pengertian :

a.Keindahan dalam arti luas

b.Keindahan dalam arti estetis murni

c.Keindahan dalam arti terbatas


-Keindahan dalam arti luas
 Awal nya dari bangsa Yunani yang dulu juga di cakup pula kebaikan. Contoh Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah yang berarti seseorang yang memiliki watak yang baik.
Aristoteles merumuskan keindahan adalah sesuatu yang selain baik juga menyenangkan bagi orang yang menikmati atau melihat nya. Tapi bangsa Yunani juga mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya “symetria” untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan seluas-luasnya meliputi : keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral dan keindahan intelektual.



Sedangkan Keindahan dalam arti estetik murni adalah dari sebuah pengalaman orang dalam hubungan nya dengan segala benda di sekitar nya. Hanya menyangkut benda-benda yang bisa dapat dilihat yakni bentuk dan warna.



Nilai Estetik



The Liang gie menjelaskan bahwa keindahan merupakan salah satu jenis nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang  tercukup dalam pengertian  keindahan disebut nilai estetik.



Nilai juga di bedakan menjadi nilai subyektif dan nilai obyektif. Atau nilai perseorangan dan nilai kemasyarakatan. Tetapi yang paling penting adalah nilai instrinsik dan nilai ekstrinsik. Nilai Ekstrinsik merupakan nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu. Nilai Instrinsik merupakan sifat baik dari benda yang bersangkutan. Contoh :

Puisi. Puisi terdiri dari bahasa, diksi baris, sajak, irama. Itu di sebut nilai ekstrinsik. Sedangkan pesan yang di sampaikan kepada pembaca puisi itu di sebut nilai instrinsik

Apa sebab manusia menciptakan keindahan ?

Sebab manusia menciptakan keindahan mungkin karena Tata nilai yang telah usang dan manusia berusaha membuat nilai-nilai yang lebih baru. Kemerosotan Zaman, Penderitaan Manusia dan Keagungan Tuhan.

Renungan

Renungan arti nya adalah diam-diam memikirkan sesuatu. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori antara lain

-Teori Pengungkapan

Dalil teori ini “arts is an expresition of human feeling” Teori ini terutama berhubungan dengan apa yang di alami oleh seniman saat menciptakan karya. Tokoh teori ini yang paling terkenal adalah Benedeto Croce yang menyatakan “Seni adalah pengungkapan, ekspresi adalah sama dengan intuisi, dan intuisi adalah pengetahuan intuitif yang di peroleh melalui penghayatan tentang hal-hal individual yang menghasilkan images”

-Teori Metafisik

Teori seni ini merupakan contoh teori yang tertua. Berasal dari Plato yang karya-karya nya untuk sebagian membahas estetik filsafat.

-Teori Psikologis

Teori ini berasal dari ahli estetik dalam abad modern menelaah teori-teori seni dan hubungan karya seni dan alam pikiran pencipta nya dengan mempergunakan metode-metode psikologis.

Berdasarkan psikoanalisa dikemukakan bahwa ide-ide atau keinginan membuat sebuah karya itu adalah keinginan tersendiri untuk para seniman. Sedangkan hasil karya itu adalah bentuk jadi dari keinginan-keinginan sebelum nya.



Opini

Dari Artikel di atas menyatakan bahwa keindahan itu bukan lah sesuatu yang simpel seperti yang kita kira. Melainkan sesuatu yang sangat rumit untuk di pelajari secara dalam untuk orang awam atau bahkan beberapa seniman, namun tanpa kita sadari kita terkadang dapat memahami apa itu keindahan yang sebenar nya

Mengerti tentang Kegelisahan

Manusia dan Kegelisahan 

A.Pengertian Kegelisahan 

Kegelisahan itu adalah suatu rasa yang terdapat di dalam hati dimana hati terasa tidak terasa tentram dan selalu merasa khawatir ataupun cemas. Biasa nya bila mengalami Kegelisahan akan mempengaruhi gerak tubuh kita. Entah itu mengeluarkan keringat lebih banyak dari biasa ataupun yang selalu bergerak mondar-mandir. 

Kegelisahan bisa juga di sebut kecemasan. Biasa nya bila hati kita terasa Cemas maka rasa takut atau khawatir akan gampang merasuk diri kita. Salah satu yang memicu cemas adalah frustasi dalam masalah apapun.

 B.Macam-Macam kegelisahan 

Sigmun Freud. Salah satu psikoanalisa menyatakan kecemasan memiliki tiga macam yang dapat menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan, kecemasan neorotik, dan kecemasan moril. 

1.Kecemasan Obyektif 

Kecemasan Kenyataan atau obyektif dikarenakan ada suatu pengalaman yang tidak mengenakan terjadi pada seseorang. Bila Seseorang sudah mengalami pengalaman buruk maka orang tersebut akan selalu menganggap lingkungan di sekitar nya itu berbahaya dan takut dengan benda-benda atau orang di sekitar nya.

 Salah satu contoh dimana seseorang yang selalu mengecek kantong celana nya untuk melihat benda-benda yang ia miliki masih ada. Hal ini karena orang tersebut pernah kehilangan benda penting. 

2.Kecemasan Neoritis 

Kecemasan Syaraf terjadi entah karena ingatan buruk ataupun insting seseorang. Kecemasan syaraf menurut Sigmun Freud dibagi menjadi tiga. Yaitu kecemasan  karena penyesuaian diri dengan lingkungan, kecemasan timbul karena takut akan bayangan nya sendiri sehingga menekan dan menguasai ego. 

Salah satu kecemasan syaraf dapat dikenal sekarang dengan nama phobia. Phobia terjadi kemungkinan karena ketakutan yang melebihi batas. Contoh seseorang yang selalu menjauhi atau waspada pada suatu balon. Dikarenakan pada masa kecil nya sebuah balon meledak di depan muka nya. Asal usul nya terjadi phobia pun terkadang susah di teliti, walau kebanyakan terjadi karena pengalaman masa kecil yang susah di ingat namun tercatat jelas di otak dan insting. 

Rasa takut lain adalah gugup. Gugup merupakan salah satu rasa takut yang di miliki oleh semua orang dimana orang tersebut akan takut diri nya gagal dalam apapun yang ia kerjakan. Contoh seorang pelajar yang gagap membaca dalam suatu pidato di depan kelas karena rasa takut di tertawakan oleh teman sekelas nya. 

3.Kecemasan moril 

Kecemasan moril merupakan kecemasan yang paling gampang di miiki oleh manusia. Tiap manusia pasti memiliki bermacam-macam emosi seperti iri, benci, dendam dan yang lain. Emosi atau rasa ini lah yang banyak merusak hubungan antara manusia .Sifat-sifat seperti ini adalah sifat yang tidak terpuji, bahkan mengakibatkan manusia akan merasa khawatir, takut, cemas, gelisah dan putus asa. Misal seseorang yang merasa dirinya kurang cantik, maka pergaulannya ia terbatas kalau tidak tersisihkan sementara itu ia pun tidak berprestasi dalam berbagai kegiatan, sehingga kawan-kawannya lebih dinilai sebagai lawan. Ketidak mampuannya menyamai kawan-kawannya demikian menimbulkan kecemasan moril. 

C.Penyebab Kegelisahan

 Penyebab yang paling umum adalah dimana seseorang terasa terancam dan takut kehilangan hak-hak nya. Hal itu di sebabkan dari suatu ancaman. Luar maupun dalam.

 D.Mengatasi kegelisahan 

Mengatasi kegelisahan bisa dibilang mudah dan juga susah. Karena kita harus meyakinkan diri kita sendiri dan menenangkan hati dan raga. Dengan sikap dan hati tenang kita dapat berpikir lurus dan percaya diri. 

E.Keterasingan

 Keterasingan itu dimana seseorang merasa ia tersisihkan atau di jauhi oleh orang-orang disekitar nya. Keterasingan juga akan membuat manusia merasa takut atau cemas. Karena ia merasa diri nya melakukan kesalahan namun ia tidak mengetahui apa itu. Ataupun keterasingan terjadi karena semua orang tidak menyukai sifat-sifat nya. Seperti suka mencuri atau menghina orang. 

Keterasingan adalah salah satu bagian hidup manusia. Sebentar atau lama semua orang akan pernah mengalami hidup dalam keterasingan 

F.Kesepian

Kesepian dan keterasingan hampir mempunyai definisi yang sama namun berbeda. Kesepian terasa hidup nya sunyi atau lengang. Tidak memiliki teman. Setiap orang juga pasti mengalami kesepian. Sebab terjadi nya kesepian karena ada kemungkinan seseorang yang memang lebih suka hidup sendiri dan tidak mau di ganggu oleh orang sekitar.

 G.Ketidak pastian 
Ketidak pastian adalah dimana manusia tidak tahu jalan mana yang ia akan lalui. Manusia akan terus berjalan tanpa arah dan selalu ragu apa yang ia pilih. Dan karena itu lah membuat pikiran nya tidak bisa berkonsentrasi dan membuat pikiran nya kacau.

 Sebab Ketidak pastian : 
1.Obsesi 

Obsesi adalah dimana memiliki pikiran atau perasaan buruk tentang suatu. Dan terkadang Obsesi membuat manusia menyalahkan orang lain yang padahal tidak bersalah 

2.Phobia 

Rasa takut yang tak terkendali. Sama sekali tidak normal pada hal atau kejadian tanpa di ketahui sebab nya 

3.Kompulasi 

Keraguan tentang apa yang kita kerjakan. Dimana kita akan tidak menyadari melakukan perbuatan yang serupa berkali-kali 

4.Histeria 

Histeria di sebabkan tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit atau tidak mampu menguasai diri 

5.Delusi 

Beradasarkan suatu keyakinan palsu.tidak dapat memakai akal sehat , tidak ada dasar keyataan dan tidak sesuai dengan pengalaman.

Delusi ini terdapat tiga macam yaitu : 
1.Delusi perkuis
2.Delusi keagungan
3.Delusi melancholis 

6.Halusinasi

Khayalan yang terjadi tanpa rangsangan pandaindra. Halusinasi biasa nya terjadi karena sugesti diri sendiri atau pun Halusinasi buatan yang di karenakan minuman keras atau pun pemakai obat bius 

7.Keadaan Emosi 

Keadaan ini sangat mempengaruhi kepribadian seseorang. Seperti menghilang nya nafsu makan, pusing atau muka merah. Atau bergembira berlebihan sampai berlari-lari dan ketawa keras. 

Dengan artikel ini dapat dinyatakan bahwa Manusia tidak mungkin tidak pernah mengalami kegelisahan. Namun tidak seharus nya Manusia terus mengikuti kegelisahan karena kebanyakan hasil kegelisahan hanya merugikan diri sendiri. Semua Manusia tetap harus tenang dan berdoa Pada Tuhan Yang Maha Esa di dalam keadaan apapun.

Saturday, June 4, 2016

Tanggung Jawab

“In the long run, we shape our lives, and we shape ourselves. The process never ends until we die. And the choices we make are ultimately our own responsibility.”
-Eleanor Roosevelt

Melihat perkataan Eleanor Roosevelt yang sangat mendalam. Kita mengetahui apapun yang kita lakukan, apapun yang kita pilih itu merupakan adalah sepenuh nya tanggung jawab kita.

Tanggung Jawab adalah sesuatu yang wajib di miliki manusia. Bila tidak, apa yang akan terjadi pada kehidupan diri kita dan sekitar kita ? Namun seperti nya hal wajib ini lama-lama mulai di lupakan orang. Banyak orang yang melepaskan tanggung jawab dan melemparkan masalah tersebut ke orang lain. Dan apa bila orang lain tersebut juga melemparkan tanggung jawab itu kepada orang lain. Kapan lingkaran setan ini bisa berhenti ?

Menurut kamus umum Bahasa Indonesia Tanggung Jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatu, sehingga bertanggung jawab menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibat nya.

Tidak ada kalimat yang mengatakan bahwa “Tanggung Jawab bisa di lempar ke orang lain” bukan ? jadi jangan takut lah kalian bertanggung jawab, karena itu merupakan hal wajar dan normal. Hadapi lah semua masalah dengan tegar, bukan nya meringkuk ketakutan di belakang orang lain.

 Contoh tanggung jawab yang lebih simpel seperti seorang mahasiswa merupakan kewajiban belajar, bila belajar. Itu berarti ia telah memenuhi kewajiban nya, berarti ia telah bertanggung jawab atas kewajiban nya.

Seseorang harus bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan, atau pengertian atas segala perbuatan dan akibat nya dan atas kepentingan pihak lain. Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab. Apabila ia tidak mau bertanggung jawab, maka ada pihak lain yang memaksa tanggung jawab itu. Dengan demikian tanggung jawabitu dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi yang berbuat dan dari sisi yang kepentingan pihak lain. Dari sisi si pembuat ia harus menyadari akibat perbuatannya itu dengan demikian ia sendiri pula yang harus memulihkan ke dalam keadaan baik.
Dari sisi pihak lain apabila si pembuat tidak mau bertanggung jawab, pihak lain yang akan memulihkan baik dengan cara individual maupun dengan cara kemasyarakatan,

Macam-macam Tanggung Jawab :

1. Tanggung Jawab terhadap diri sendiri
2. Tanggung jawab terhadap keluarga
3. Tanggung Jawab terhadap masyarakat
4, Tanggung Jawab terhadap Bangsa/Negara

5. Tanggung jawab terhadap tuhan


Apa Itu Kebudayaan ?

“A nation's culture resides in the hearts and in the soul of its people.”
-Mahatma Gandhi

 Kebudayaan ?
 Mungkin sebagian besar pembaca mengira kebudayaan itu adalah sesuatu yang seperti adat istiadar, pakaian tradisional, atau seni tradisional. Itu memang tidak sepenuh nya salah. Namun semua yang kita lakukan atau yang berada di sekitar kita sekarang itu sudah termasuk Kebudayaan.

Banyak definisi Kebudayaan yang di ungkap oleh para tokoh, layak nya Melville j. Herkovits dan Bronislow Malinowski mengemukakan “cultural determinism” yang artinya segala sesuatu yang terdapat didalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki masyarakat itu, contoh: masyarakat di pedesaan adalah masyarakat agraris karena kebanyakan pekerjaannya bertani Atau EB Tylor, Mendefinisikan kebudayaan sebagai berikut: Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian,moral, hokum, adat istiadat dan kemampuan-kemampuan lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh menusia sebagai anggota masyarakat.
Jadi apa itu Kebudayaan ?

Bila di kaji dari asal kata nya. Dalam bahasa sanskerta, Budhayah berarti budi/akal, sedangkan bahasa inggris nya ‘culture’ di latinkan ‘colere’ berarti mengolah tanah/bertani. Secara praktis, kebudayaan merupakan system nilai dan gagasan utama : yang mengarahkan tingkah laku, memberi seperangkat model untuk bertingkah laku dalam masyarakat. Yang terwujud dalam 3 sistem nilai yaitu system ideology, system social, dan system teknologi Unsure kebudayaan yang di kemukakan oleh C.Kluckhon ada 7

 1.Sistem Religius Dimana Manusia yang memiliki kecerdasan pikiran dan perasaan luhur selalu bertanggapan di atas Manusia terdapat kekuatan lain yang maha besar, maka dengan itu Manusia menjadi takut dan menyembah nya. Sehingga terlahir nya kepercayaan yang sekarang di sebut agama.

2.Sistem Organisasi Kemasyarakatan Manusia sadar bahwa tubuh nya lemah namun memiliki akal, maka Manusia saling berkumpul dan membantu satu-sama lain untuk mengerjakan sesuatu yang tidak bisa di kerjakan sendirian

3.Sistem Pengetahuan Pengetahuan dapat di peroleh dari pemikiran sendiri maupun dari orang lain

4.Sistem Mata pencaharian hidup dan system ekonomi Menyadari tingkat kehidupan manusia akan terus meningkat seiring waktu

5.Sistem peralatan hidup dan teknologi Dengan pemikiran cerdas Manusia menyadari bahwa suatu benda/alat dapat mempermudah hidup mereka

6.System bahasa

7.Sistem Kesenian

Wujud Kebudayaan

Wujud-wujud kebudayaan ternyata terdapat di sekitar mereka, dalam bentuk abstrak, aktifitas, maupun benda.

1 Kompleks gagasan, Konsep dan Pikiran Manusia Sifat nya abstrak, tak dapat dilihat dan berpusat di kepala manusia Seperti peraturan di sebuah wilayah masyarakat atau cita-cita seseorang

2.Kompleks aktifitas Sifat nya Konkrit, berupa aktifitas manusia yang saling berinteraksi

3.Benda Sifat nya Konkrit, berwujud kebendaan.

Fungsi Kebudayaan

Fungsi kebudayaan sangat lah banyak. Bahkan ketergantungan pada teknologi untuk membantu atau melindungi diri kepada alam. Sadarkah kalian saat orang tua mengajari untuk bersifat sopan di masyarakat juga merupakan salah satu Kebudayaan ? Norma-norma yang berada di masyarakat itu sendiri pun juga sudah termasuk kebudayaan.

Macam-macam norma :

 a.Cara Contoh : cara makan yang baik

b.Kebiasaan Contoh : Kebiasaan menghormat yang lebih tua

c.Tata kelakuan Yaitu ada nya hubungan dengan tata susila/moral

d.Adat istiadat Adat pertunangan menjelang pernikahan. Setiap Norma di seluruh Daerah di Indonesia sudah pasti berbeda satu sama lain.

Perubahan Kebudayaan


Perubahan kebudayaan terjadi dengan seiring waktu berjalan, tidak ada Kebudayaan yang selalu statis. Perubahaan kebudayaan bisa terjadi karena masyarakat sendiri dan perubahan lingkungan. Namun tetap ada Masalah saat terjadi nya perubahaan kebudayaan, seperti Unsur-unsur kebudayaan asing manakah yang bisa di terima atau sulit di terima, individu-individu manakah yang cepat menerima unsur-unsur yang baru, dan terkadang terjadi ketegangan yang timbul akibat akulturasi tsb. Unsur kebudayaan asing yang mudah di terima itu sudah pasti kebudayaan yang memberi lebih banyak nilai positif di banding negatif dan dapat di sesuaikan dengan keadaan masyarakat yang menerima unsur-unsur kebudayaan tersebut. Sedangkan yang sulit di terima itu apabila sudah menyangkut system kepercayaan masyarakat, atau unsur kebudayaan itu menimpa kebudayaan yang sudah ada yang tidak dapat di hilangkan. (contoh : Orang Indonesia selalu beranggap makan nasi akan membuat perut kenyang, jadi bila di suruh layak nya orang Eropa yang selalu makan roti. Orang Indonesia tidak akan puas) Individu yang dapat cepat menerima unsur baru. Mungkin memang banyak yang setuju bahwa Golongan Muda lebih gampang menerima unsur kebudayaan baru dan Golongan Tua agak susah mengikuti unsur-unsur baru tersebut. Namun di sisi negative nya Golongan Muda semakin lama akan lupa terhadap Kebudayaan original tempat nya sendiri, bila di teruskan seperti ini maka Kebudayaan original itu akan ‘menghilang’ bersama dengan Golongan Tua

Monday, May 2, 2016

Tips and Skills for TOEFL Reading

Tips and Skills for TOEFL Reading

The TOEFL Reading section is in many ways the simplest section on the exam. The Listening, Speaking, and Writing sections have distinctly different kinds of tasks for the same skill. In contrast, TOEFL Reading tasks are all pretty much the same. In each task, you’ll be asked to read a passage that covers a typical first-year university academic subject. Then, you’ll answer a series of multiple choice questions where you must choose one correct choice. Finally, you’ll do a sentence insertion exercise and a task that involves organizing or charting the ideas you’ve read.
Because reading exercises in the TOEFL are all so similar, there are a number of things you can do to improve your TOEFL Reading in all subsections of the Reading Section.

General Skills
·         Build vocabulary. Written English uses a wider range of words than spoken English.Seek out and learn new words as much as you can.
·         Know synonyms and understand their role in paraphrasing, synonyms are very important in TOEFL Reading. Many of the questions and answer choices will paraphrase ideas from the text, shortening and re-wording them. Changes in wording can sometimes also change meaning. Be able to recognize accurate paraphrases and synonyms, as well as false paraphrases that change the original meaning of what you’ve read.
·         Read attentively. This may sound silly. How can you read something if you’re not paying attention to it? Well, it is possible, especially if you find yourself reading and studying a lot. I remember many times in my own university years when I spent an hour or so reading a text, only to realize I didn’t remember or understand what I’d read. As you read, actively note of the main ideas. Identify any parts of the reading you don’t fully understand and look for clarification. If you are having trouble focusing on what you read, refocus or take a break if need be.
·         Read critically. TOEFL Reading asks you to go beyond simply understanding what you read. As you read, be able to make inferences, understand how ideas connect, and recognize the author’s intent and purpose.

Test-specific skills 

·         Know your TOEFL Reading question types, and how to answer them, there are three broad categories of questions in TOEFL Reading: basic information questions, inference questions, and reading-to-learn questions. Basic information questions ask you to understand vocabulary in context, identify correct paraphrasing, comprehend small details in a reading, and understand references made by pronouns and demonstratives. Inference questions ask you to infer unstated information in the reading and also understand the author’s purpose. Reading-to-learn questions require the most active involvement from the test-taker. Here, you’ll need to categorize ideas from the reading, organize a summary of what you’ve read, and insert additional sentences into the passage.

·         Know what kinds of readings will be on the test. TOEFL Reading passages cover many types (but not all types) of readings common in first-year university classrooms. You are unlikely to find highly mathematical topics. And all topics are introductory readings, designed to newly introduce someone to an academic subject.
 

Practice activities:
Read! The best way to get better at reading a language is to read a lot. read some good TOEFL and non-TOEFL reading material that will help you build your skills for the Reading Section.
·         As you read, make sure you are both comprehending the words and understanding the inferences. There are a number of ways to do this.
You should also practice your reading-to-learn skills while you read. Add sentences to things you read, chart and categorize key ideas from your readings, and create summaries.


Sunday, April 10, 2016

Tips for TOEFL Listening

Tips for Toefl Listening

Not getting your ideal score on your listening section and looking for concrete ways to improve it? The listening section on the TOEFL exam can be overwhelming for many students with its complicated lectures and at times lengthy conversations. Here are some proven tips to up your score – guaranteed!

(1)    Keep it simple. Remember: you don’t have to write everything down.  The TOEFL listening section does not want or expect you to write down every single detail – such a feat would be impossible, even for a native speaker.  When taking notes for conversations, differentiating by columns what the male speaker says versus the female is quite useful, as there will more than likely be questions regarding opinions and statements from each speaker. With lectures, make sure to write down key words and not get bogged down with too many details.  You don’t want to lose track of the lecture or conversation because you’re so concerned with specifics.

(2)    Organize your notes. It’s always a smart idea to number or letter your notes by section, particularly if the speaker gives examples. Be aware that when any sort of process is described in a lecture or conversation there will be questions later on in the test regarding what order the process comes in.  Organizing your notes as you hear them will save you time later and be invaluable when answering “rhetorical function” questions, which are very common on the listening section.

(3)    Pay attention to the speaker’s tone of voice. For instance, whether the speaker sounds excited, sad or confused can help you answer questions that are about the speaker’s attitude or opinion.

(4)    If you are unsure of the correct response, try to figure out which choice is most consistent with the main idea of the conversation or lecture.

(5)    Listen to academic audio recordings. If you can, go to your library or search online for academic lectures; specifically, history, science, philosophy or the arts.  The lectures presented on the TOEFL exam are lectures that would be typically heard by freshmen or sophomore students at a university.  Challenge yourself by seeking these types of audio recordings out so you can be familiar with the structure and language.  If you can’t find academic recordings, then try listening to the news online, which is usually spoken in Standard American Dialect and uses advanced vocabulary words, all of which are applicable to the TOEFL.


(6)    Watch TV. Yes – believe it or not, you’re being given advice to watch TV to study for the listening section on the TOEFL.  Not just any type of TV program, either: sitcoms and hour-long dramas.  Why? These are useful to the conversations presented to you in the TOEFL listening section because they are spoken in dialogue and deal, ultimately, with problems and solutions.  When watching a sitcom or hour-long drama, take notes and make sure to identify the problem and the solution.Research any idioms or slang you might hear – this will also come in handy, as many rhetorical function questions deal directly with idiomatic expressions.


(7)    Listen to less music and more spoken words. Download news articles from the BBC or Business English from I-Tunes and try to listen to them instead of music for thirty minutes a day.  Pick topics that interest you – there are a wide variety of podcasts to choose from.  This will sharpen your listening skills and expand your vocabulary, not to mention make you more well-informed.

Remember, listening skills can be improved just as your reading, speaking and writing skills.  And keep in mind – the TOEFL does not expect you to have a preconceived knowledge of any of the material based in the lectures or conversations, so don’t feel overwhelmed when you are given a lecture on cellular division in plants or the geographical history of a particular nomadic tribe.